Banner artikel

Satu Keramik Pecah, Haruskah Bongkar Semuanya? Begini Cara Menggantinya!

Keramik lantai yang pecah tidak selalu berarti seluruh lantai harus dibongkar. Jika kerusakan hanya terjadi pada satu keping dan dan permukaan lantai masih kokoh, keramik tersebut dapat diganti tanpa membongkar bagian lainnya.

Caranya, lepaskan nat di sekeliling keramik yang rusak, lalu pecahkan dan angkat keramik mulai dari bagian tengah. Setelah itu, bersihkan sisa perekat lama sebelum memasang keramik pengganti. Pastikan keramik baru memiliki ukuran, ketebalan, dan permukaan yang sesuai dengan keramik sebelumnya.

Sebelum melakukan perbaikan, cari tahu terlebih dahulu penyebab keramik pecah. Keramik yang pecah akibat benturan tentu berbeda penanganannya dengan keramik yang retak karena lantai bergerak, permukaan tidak stabil, atau adanya kebocoran di bawah lantai.

Artikel ini akan membantu Anda memeriksa kondisi lantai, melepas keping yang rusak tanpa merusak keramik di sekitarnya, dan menentukan apakah kerusakan cukup diperbaiki pada bagian yang bermasalah saja.

Cara Mengganti Satu Keramik Pecah Tanpa Merusak Sekitarnya

Cara mengganti keramik pecah dimulai dengan memisahkan sambungannya, lalu membongkar keping dari bagian tengah secara bertahap. Setelah keramik lama terangkat, kondisi dasar lantai menentukan apakah pemasangan keping baru bisa dilanjutkan.

 I. Periksa Penyebab Keramik Pecah 

Keramik pecah   

Perhatikan apakah keramik pecah setelah tertimpa benda berat atau justru retak tanpa benturan yang jelas. Ketuk ringan keping di sekitarnya untuk mengenali bunyi kopong, lalu lihat apakah retakan menerus ke nat atau keramik lain. Periksa pula apakah lantai tampak naik, turun, bergeser, atau lembap.

Jika kerusakan tidak memiliki penyebab yang jelas, kenali dahulu penyebab keramik dan granite lantai retak. Keramik yang pecah akibat benturan pada satu titik mungkin cukup diganti secara lokal. Sebaliknya, kebocoran atau masalah pada dasar lantai perlu ditangani terlebih dahulu.

 II. Siapkan Keramik Pengganti dan Peralatan 

Keramik pengganti dan peralatan   

Ukur panjang, lebar, dan ketebalan keping lama. Cocokkan juga warna, motif, karakter permukaan, arah motif, serta lebar nat. Jika kemasan lama masih tersedia, periksa kode produk dan shade. Keramik dengan seri yang sama tetapi berasal dari produksi berbeda terkadang memiliki sedikit perbedaan warna atau tampilan.

Siapkan alat sesuai kondisi pekerjaan, antara lain kacamata pelindung, sarung tangan, masker debu, pelindung lantai, masking tape, alat pengikis nat, palu, pahat kecil, pengikis perekat, penyedot debu, roskam bergerigi, palu karet, spacer, penggaris rata atau waterpass, spons, perekat, dan nat. Bor bermata khusus keramik mungkin diperlukan pada keping yang sulit dibongkar. Pilihan alat bergantung pada material, ketebalan keramik, kondisi dasar lantai, dan keterampilan pengguna.

 III. Lindungi Area Kerja dan Keramik di Sekitarnya 

Kalsifloor   

Tutup lantai di sekitar titik perbaikan agar serpihan tidak menggores permukaannya. Tempelkan masking tape pada keramik yang pecah untuk membantu menahan serpihan saat dibongkar. Gunakan kacamata, sarung tangan, dan masker selama pekerjaan karena pecahan glasur tajam dan pengikisan dapat menghasilkan debu.

 IV. Lepaskan Nat di Seluruh Sisi Keramik 

Melepaskan nat keramik   

Keruk nat secara perlahan di keempat sisi sampai keping yang rusak terpisah dari keramik di sekelilingnya. Jaga alat tetap di tengah garis nat agar tidak menggores tepi keping sebelah. Pastikan seluruh nat sudah terlepas sebelum mulai membongkar agar tekanan dari alat tidak mengenai keramik di sekitarnya.

Pada area basah seperti kamar mandi, keruk nat secukupnya dan kendalikan kedalaman alat. Jika ada lapisan kedap air di bawah keramik, hindari mengikis terlalu dalam karena lapisan tersebut bisa ikut rusak.

 V. Mulai Membongkar dari Bagian Tengah 

Bongkar keramik   

Buat titik awal pada bagian tengah keramik, kemudian pecahkan sedikit demi sedikit. Ruang yang terbentuk memungkinkan pahat diarahkan ke bagian dalam, jauh dari tepi keramik lain. Kurangi tenaga pukulan saat mendekati sisi luar dan jangan gunakan keramik sebelah sebagai tumpuan.

Jika memakai bor, batasi kedalamannya sesuai susunan lantai yang diketahui. Bila posisi pipa, kabel, atau lapisan di bawah keramik tidak jelas, serahkan pembongkaran kepada tukang.

 VI. Angkat Pecahan Keramik Secara Bertahap 

 Angkat pecahan keramik  

Angkat pecahan dari area tengah menuju tepi dalam potongan kecil. Hindari mencungkil satu bagian besar sekaligus karena tekanannya dapat mengenai keping di sebelah. Singkirkan serpihan setiap beberapa langkah agar arah pahat dan kondisi dasar lantai tetap terlihat.

 VII. Bersihkan Perekat Lama dan Periksa Dasar Lantai 

Membersihkan perekat lama   

Kikis perekat lama dengan gerakan terkendali hingga tersedia bidang yang padat dan cukup rata untuk keramik baru. Bersihkan debu serta serpihannya. Periksa apakah dasar lantai rapuh, retak, lembap, atau tidak rata; lihat juga apakah ada lapisan kedap air yang ikut terangkat.

Jangan memasang keramik langsung di atas bagian yang bergerak atau mengalami rembesan. Perbaiki sumber masalahnya dahulu, lalu pastikan tersedia kedalaman yang cukup untuk ketebalan keramik dan lapisan perekat baru.

 VIII. Coba Letakkan Keramik Pengganti Tanpa Perekat 

 Meletakkan keramik pengganti  

Lakukan dry fitting: letakkan keping baru di lubang tanpa perekat. Periksa celah nat di keempat sisi, arah motif, keselarasan garis, dan ketinggiannya terhadap lantai lama. Dalam uji ini, sisakan ruang untuk lapisan perekat; keramik yang sudah menonjol sebelum diberi perekat tidak akan terpasang rata.

 IX. Aplikasikan Perekat Keramik 

Mengaplikasikan perekat keramik   

Pilih perekat berdasarkan jenis keramik, bahan dasar lantai, dan kondisi area. Artikel Gemilang tentang memilih semen mortar untuk perekat keramik menjelaskan bahwa mortar tersedia dalam jenis dengan fungsi berbeda, sehingga kemasan perlu diperiksa sebelum digunakan.

Ikuti petunjuk produsen untuk perbandingan air, cara pencampuran, ukuran roskam, ketebalan, dan waktu kerja. Ratakan perekat dengan roskam bergerigi. Pada ukuran atau jenis keramik tertentu, petunjuk produk mungkin meminta perekat diaplikasikan pula ke belakang keping. Usahakan tidak meninggalkan rongga besar dan jangan menambahkan air ke adonan yang mulai mengeras.

 X. Pasang dan Ratakan Keramik Baru 

Memasang keramik baru   

Letakkan keramik sesuai arah motif, lalu tekan dan geser sedikit agar perekat menyebar. Gunakan spacer untuk menjaga lebar nat. Bila perlu, sesuaikan posisinya dengan ketukan ringan palu karet, lalu cek kerataan menggunakan penggaris rata atau waterpass.

Bersihkan perekat yang keluar ke sambungan sebelum mengeras agar ruang nat tidak tertutup. Untuk prinsip penataan keping dan penyelesaian lantai yang lebih luas, lihat panduan pemasangan keramik lantai dari Gemilang.

 XI. Tunggu Perekat Mengeras Sebelum Mengisi Nat 

 Tunggu perekat mengeras  

Jangan menginjak, menggeser, atau mengisi nat sebelum perekat cukup mengeras. Periksa petunjuk pada kemasan untuk mengetahui kapan nat boleh diaplikasikan dan kapan lantai boleh diinjak. Waktu tunggu dapat berbeda menurut jenis perekat, ketebalan aplikasi, suhu, dan kelembapan area.

 XII. Isi Nat dan Bersihkan Permukaannya 

Mengisi nat keramik   

Setelah perekat siap, pilih nat yang sesuai dengan lebar sambungan dan kondisi area. Kerjakan pengisian secara berurutan:

  1. Bersihkan sambungan dari debu dan sisa perekat.
  2. Campur nat mengikuti petunjuk produsen.
  3. Tekan nat hingga memenuhi sambungan, lalu angkat kelebihannya.
  4. Lap permukaan dengan spons lembap yang tidak terlalu basah.
  5. Ikuti waktu pengerasan pada kemasan sebelum lantai diinjak atau terkena air.

Pastikan Kerusakan Cukup Diatasi dengan Mengganti Satu Keramik

Penggantian satu keping memadai jika kerusakan terbatas pada titik tersebut, keping di sekelilingnya masih melekat kuat, dan dasar lantainya padat, rata, serta tidak lembap. Benturan yang jelas pada satu keramik dapat menjadi petunjuk, tetapi kondisi lantai tetap perlu diperiksa setelah keping lama terangkat.

Jika retakan merambat, beberapa keramik berbunyi kopong atau terangkat, atau dasar lantai ikut bergerak, perluas pemeriksaan sebelum memasang pengganti. Menutup gejalanya dengan keping baru tanpa mengatasi penyebabnya dapat membuat kerusakan muncul kembali.

Kesalahan yang Bisa Membuat Keramik di Sekitarnya Ikut Pecah

Risiko terbesar muncul ketika tekanan pembongkaran diteruskan ke keping sebelah atau keramik pengganti dipasang di atas dasar yang belum siap. Hindari kesalahan berikut:

  • Membongkar sebelum nat di seluruh sisi dilepas.
  • Memulai pukulan dari sudut atau tepi, memukul terlalu keras, atau mengarahkan pahat ke keramik sebelah.
  • Menjadikan keping lama di sekitarnya sebagai tumpuan alat atau mencungkil pecahan yang terlalu besar.
  • Membiarkan perekat lama menonjol dan melewatkan pemeriksaan dasar lantai.
  • Memilih perekat tanpa menyesuaikannya dengan keramik dan lokasi pemasangan.
  • Memasang sambungan terlalu sempit, membiarkan keping baru tidak rata, atau menginjaknya sebelum perekat mengeras.

Checklist Sebelum Memasang Keramik Pengganti

Gunakan pemeriksaan ini setelah keping lama dilepas dan sebelum perekat baru diaplikasikan. Jika kondisi dasar lantai belum memenuhi syarat, selesaikan perbaikannya dahulu.

Checklist sebelum memasang keramik

 FAQ tentang Cara Mengganti Keramik Pecah 

Beberapa pertanyaan berikut membantu menentukan apakah pekerjaan dapat diselesaikan pada satu titik atau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

1. Apakah satu keramik pecah harus dibongkar semuanya?

Tidak. Satu keping dapat diganti jika kerusakan terbatas, keramik sekitar masih kuat, dan dasar lantainya stabil. Kerusakan yang meluas perlu diperiksa sebelum menentukan area pembongkaran.

2. Mengapa nat harus dilepas sebelum keramik dibongkar?

Nat perlu dilepas agar keping yang rusak terpisah dari keramik di sebelahnya. Langkah ini mengurangi risiko tekanan saat pembongkaran berpindah melalui sambungan.

3. Mengapa pembongkaran harus dimulai dari tengah?

Bagian tengah memberi ruang untuk memecah keramik ke arah dalam. Memulai dari tepi meningkatkan risiko alat atau tekanan mengenai keping sebelah.

4. Bisakah keramik retak diperbaiki tanpa diganti?

Retak rambut atau serpihan kecil kadang dapat disamarkan dengan bahan perbaikan yang sesuai. Keramik yang retaknya lebar, terasa bergerak, atau memiliki tepi tajam sebaiknya dinilai untuk diganti.

5. Apakah perekat lama harus dibersihkan seluruhnya?

Perekat lama perlu dikikis hingga tersisa dasar yang padat, bersih, dan cukup rata. Tonjolan perekat dapat membuat keramik baru lebih tinggi atau menghalangi aplikasi perekat yang merata.

6. Berapa lama keramik baru boleh diinjak?

Ikuti waktu pada petunjuk perekat dan nat yang digunakan. Jenis produk serta kondisi pemasangan dapat memengaruhi waktu pengerasannya.

7. Bagaimana jika warna keramik pengganti sedikit berbeda?

Cari kode dan shade yang sama jika tersedia, lalu bandingkan keping pengganti dalam pencahayaan ruangan sebelum dipasang. Perbedaan kelompok produksi dan kondisi pemakaian lantai lama dapat membuat warnanya tetap tampak berbeda.

8. Kapan penggantian keramik sebaiknya dikerjakan tukang?

Minta bantuan tukang jika dasar lantai retak, ada kebocoran, beberapa keramik ikut kopong, atau jalur instalasi dan kondisi lapisan kedap air di bawah lantai tidak diketahui.

Rekomendasi produk

 Kesimpulan 

Satu keramik pecah biasanya dapat diganti tanpa membongkar seluruh lantai jika kerusakannya lokal dan dasar lantai masih stabil. Pisahkan nat terlebih dahulu, bongkar dari tengah, lalu periksa dasar sebelum memasang keping baru. Jika retakan meluas, muncul rembesan, atau banyak keramik terlepas, tangani sumber masalah sebelum melanjutkan pemasangan.

 Temukan Pilihan Keramik Termurah & Terlengkap Di Gemilang Pusat Bahan Bangunan! 

Cocokkan ukuran, ketebalan, dan karakter permukaan keramik pengganti, lalu pilih perekat dan nat sesuai kondisi lantai. Kunjungi Gemilang Pusat Bahan Bangunan untuk melihat pilihan keramik lantai dan menanyakan ketersediaan material pemasangan yang sesuai dengan kebutuhan perbaikan Anda.

Telepon: 0511-6723066
WhatsApp: +6281251140412
Email: [email protected]
Instagram: gemilangstorepusat
Facebook: GemilangStorePusat