Banner artikel

Rekomendasi Material Untuk Kamar Mandi Bergaya Japandi!

Material yang direkomendasikan untuk desain kamar mandi Japandi perlu menghadirkan warna netral dan nuansa alami sekaligus sesuai dengan kondisi lembap. Pilih keramik lantai bertekstur, keramik dinding yang mudah dibersihkan, keramik motif kayu, material meja wastafel yang tahan terhadap air, sanitary ware dengan desain sederhana, serta kabinet yang sesuai untuk area lembap.

Material yang tampak serasi secara visual belum tentu cocok untuk semua bagian kamar mandi. Karena itu, perhatikan seberapa sering material terkena air, kemungkinan adanya genangan, sisa sabun, jumlah nat, dan kemudahan saat membersihkannya.

Dengan mempertimbangkan kondisi setiap area, Anda dapat memilih material yang tidak hanya membuat kamar mandi terlihat tenang dan nyaman khas Japandi, tetapi juga lebih aman, awet, dan mudah dirawat.

Catatan: Kesesuaian material dan metode pemasangan perlu diperiksa berdasarkan kondisi kamar mandi, petunjuk produsen, serta penilaian tenaga profesional. Kemiringan lantai, drainase, waterproofing, pemasangan sanitary ware, dan pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi air atau listrik harus dikerjakan oleh tenaga yang kompeten.

Pilih Furnitur yang Proporsional dengan Ukuran Ruang

Pilih furnitur berdasarkan ukuran ruang dan frekuensi pemakaiannya. Furnitur bergaris sederhana, berkaki terbuka, dan tidak terlalu dalam membuat lebih banyak permukaan lantai terlihat sehingga ruangan terasa lebih luas. 

Pilih Material Berdasarkan Zona Kamar Mandi 

Furniture kamar mandi  

Material kamar mandi sebaiknya dipilih berdasarkan tingkat seberapa sering material terkena air, bukan hanya berdasarkan warna dan motifnya. Gunakan pembagian berikut sebagai dasar sebelum menentukan produk:

  • Zona basah: lantai dan dinding shower yang terkena air secara langsung serta berulang.
  • Zona percikan: area sekitar wastafel dan bagian luar shower yang sesekali terkena air atau sabun.
  • Zona relatif kering: kabinet dan tempat penyimpanan yang berada jauh dari aliran air, tetapi tetap terpapar kelembapan ruangan.

Satu material belum tentu dapat digunakan pada ketiga zona tersebut. Periksa rekomendasi penggunaan produk, karakter permukaan, sambungan, serta kebutuhan perawatannya sebelum membeli.

Gunakan Keramik Bertekstur untuk Lantai Kamar Mandi 

Tekstur keramik untuk kamar mandi  

Keramik bertekstur dengan warna beige, greige, abu-abu hangat, atau motif batu berkontras rendah sesuai untuk lantai kamar mandi minimalis Japandi. Teksturnya membantu menghadirkan pijakan yang lebih baik daripada permukaan yang sangat mengilap. Sebelum membeli, pelajari pula cara memilih keramik lantai anti-licin untuk area basah agar pilihan tidak hanya didasarkan pada warna dan motif.

Tile Council of North America menjelaskan bahwa ketahanan terhadap selip tidak ditentukan oleh satu angka saja. Air, sabun, kotoran, alas kaki, drainase, dan perawatan dapat memengaruhi kondisi permukaan. Karena itu, periksa klasifikasi penggunaan produk dan kecocokannya untuk area basah, bukan hanya melihat teksturnya.

Sebelum memilih lantai kamar mandi Japandi, periksa:

  • rekomendasi penggunaan keramik untuk lantai kamar mandi atau area basah;
  • karakter tekstur ketika permukaannya terkena air;
  • kemudahan membersihkan sela atau tekstur permukaan;
  • ukuran keping terhadap posisi floor drain dan kemiringan lantai;
  • jumlah nat serta warna nat yang akan digunakan; dan
  • ketersediaan informasi teknis mengenai klasifikasi penggunaan atau pengujian permukaan.

Keramik berukuran besar dapat mengurangi jumlah nat, tetapi pemasangannya perlu disesuaikan dengan kemiringan menuju floor drain. Jangan memilih lantai mengilap hanya karena terlihat bersih dan elegan apabila produk tersebut tidak direkomendasikan untuk area yang sering basah.

Pilih Keramik Dinding dengan Permukaan yang Mudah Dibersihkan 

Keramik dinding kamar mandi  

Gunakan keramik dinding dengan permukaan relatif rata dan relief yang tidak terlalu dalam pada area shower serta sekitar wastafel. Permukaan tersebut lebih mudah dijangkau ketika membersihkan noda air, residu sabun, dan kotoran di sekitar sambungan.

Warna putih hangat, krem, beige, greige, atau motif batu yang lembut dapat menjadi dasar desain kamar mandi Japandi. Jika ingin memakai keramik dekoratif bertekstur, tempatkan sebagai aksen pada area yang tidak terus-menerus terkena air dan sabun agar perawatannya tetap praktis.

Gunakan Keramik Motif Kayu untuk Menghadirkan Nuansa Alami 

 Kermaik motif kayu kamar mandi  

Keramik motif kayu dapat menghadirkan karakter hangat khas Japandi tanpa memaksakan penggunaan kayu alami pada area yang sering basah. Material ini dapat ditempatkan pada dinding aksen, bidang belakang wastafel, ceruk, atau bagian tertentu di dalam kamar mandi.

Agar hasilnya tidak terlalu ramai, pertimbangkan:

  • kesesuaian produk untuk lantai atau dinding;
  • tingkat tekstur apabila digunakan pada lantai;
  • skala urat dan variasi motif antarkeping;
  • arah pemasangan terhadap bentuk ruangan;
  • warna nat yang tidak memutus motif secara berlebihan; dan
  • jumlah bidang yang akan menggunakan motif kayu.

Batasi motif kayu pada satu atau dua bidang. Cara ini mempertahankan kesan alami tanpa membuat seluruh kamar mandi dipenuhi pola yang saling bersaing.

Pilih Material Meja Wastafel yang Tidak Mudah Menyerap Air 

material meja kamar mandi tidak menyerap air   

Meja wastafel sebaiknya menggunakan material yang tidak mudah menyerap air dan mudah dibersihkan. Selain jenis material, periksa detail sambungan karena air dapat tertahan di sekitar basin, keran, tepi meja, atau pertemuan meja dengan dinding.

Permukaan meja yang sesuai sebaiknya:

  • tidak memiliki terlalu banyak sambungan;
  • tidak membentuk celah sempit di sekitar wastafel;
  • mudah dijangkau dan dilap setelah terkena percikan air;
  • memiliki detail tepi yang tidak menahan air;
  • menyatu dengan warna lantai dan dinding; serta
  • sesuai dengan pemasangan wastafel tanam, di atas meja, atau model lainnya.

Periksa pula bahan pengisi sambungan dan metode pemasangannya. Permukaan yang tidak menyerap air tetap dapat bermasalah apabila detail pertemuan antarbagian meninggalkan celah.

Gunakan Sanitary Ware dengan Bentuk Sederhana 

Sanitary ware dengan bentuk sederhana   

Sanitary ware berwarna putih atau netral dengan bentuk sederhana dapat memperkuat tampilan minimalis Japandi. Namun, wastafel, kloset, keran, dan shower tetap perlu dipilih berdasarkan ukuran serta kemudahan menjangkau bagian sekitarnya saat dibersihkan.

Dokumen Geberit Bathroom Magazine 2024 menunjukkan bahwa desain tanpa bagian tersembunyi, dudukan yang dapat dilepas, dan permukaan saniter yang halus dapat mengurangi area penumpukan kotoran serta mempermudah pembersihan. Prinsip tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan saat membandingkan sanitary ware, tanpa bergantung pada bentuk luarnya saja.

Periksa ukuran yang proporsional, jumlah lekukan, jarak terhadap dinding atau meja, akses ke bagian bawah dan belakang, serta keselarasan warna dan finishing. Jika sedang menentukan kloset, Anda juga dapat melihat rekomendasi closet TOTO untuk kamar mandi bergaya minimalis sebagai referensi sebelum membandingkan model yang tersedia.

Pilih Material Kabinet yang Tahan terhadap Kelembapan 

Material kabinet tahan lembap   

Kabinet bawah wastafel perlu menggunakan material dan finishing yang memang dinyatakan sesuai untuk lingkungan lembap. Material bermotif kayu dapat dipilih untuk mempertahankan karakter Japandi, tetapi ketahanannya harus diperiksa berdasarkan spesifikasi produk.

Material kabinet bermotif kayu memiliki tingkat ketahanan terhadap kelembapan yang berbeda-beda. Karena itu, motif kayu saja tidak cukup untuk menentukan kesesuaiannya. Periksa spesifikasi material, jenis pelapis permukaan, perlindungan pada bagian tepi, serta rekomendasi penggunaannya untuk furnitur kamar mandi.

Periksa pula:

  • jarak kabinet dari lantai dan sumber air;
  • kemungkinan terkena percikan;
  • ventilasi kamar mandi;
  • perlindungan pada sambungan dan tepian;
  • celah terhadap dinding serta sanitary ware; dan
  • akses membersihkan bagian bawah dan sampingnya.

Penyimpanan tertutup membantu menjaga tampilan Japandi tetap rapi, tetapi hindari desain yang membentuk sudut sempit dan sulit dibersihkan.

Selaraskan Warna dan Tekstur Seluruh Material 

furnitur kamar mandi motif selaras   

Gabungkan material dalam palet netral hangat dengan komposisi sederhana: satu material dasar, satu aksen alami, dan sanitary ware berwarna netral. Tabel berikut dapat digunakan untuk menyelaraskan karakter visual dengan kebutuhan setiap bagian kamar mandi.

Tabel ruangan

Hindari Material yang Hanya Cocok secara Visual 

Kabinet kamar mandi   

Kesalahan pemilihan material biasanya terjadi ketika tampilan Japandi dijadikan satu-satunya pertimbangan. Hindari keputusan berikut:

  • memilih lantai mengilap tanpa memeriksa kesesuaiannya untuk kondisi basah;
  • memasang tekstur dalam pada area yang sering terkena sabun;
  • menggunakan material menyerupai kayu tanpa memeriksa ketahanannya terhadap kelembapan;
  • menggabungkan terlalu banyak motif batu dan kayu;
  • menempatkan kabinet dekat sumber air tanpa memperhitungkan percikan;
  • memilih sanitary ware yang menyisakan banyak celah sulit dibersihkan; dan
  • menentukan ukuran keramik tanpa mempertimbangkan floor drain serta kemiringan lantai.

 FAQ seputar Material Kamar Mandi Japandi 

Berikut jawaban singkat atas pertanyaan yang sering muncul ketika memilih material untuk kamar mandi bergaya Japandi.

1. Material apa yang paling cocok untuk kamar mandi Japandi?

Keramik berwarna netral, keramik motif batu atau kayu, sanitary ware sederhana, meja wastafel yang tidak mudah menyerap air, dan kabinet yang sesuai untuk area lembap dapat dipertimbangkan. Pilih setiap material berdasarkan zona penggunaannya.

2. Apakah keramik motif kayu cocok untuk kamar mandi Japandi?

Ya, keramik motif kayu cocok karena menghadirkan kesan alami dan hangat. Penempatannya tetap perlu disesuaikan dengan rekomendasi penggunaan produk, karakter permukaan, serta tingkat paparan air.

3. Apakah kayu alami cocok untuk area shower?

Kayu alami membutuhkan pertimbangan khusus terkait jenis kayu, perlindungan permukaan, ventilasi, sambungan, dan perawatan. Keramik motif kayu dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk area yang sering basah.

4. Keramik seperti apa yang cocok untuk lantai kamar mandi Japandi?

Pilih keramik bertekstur yang direkomendasikan untuk lantai area basah. Setelah memastikan kecocokan penggunaannya, sesuaikan warna dengan palet netral atau motif batu berkontras rendah.

5. Apakah keramik dinding bertekstur sulit dibersihkan?

Tekstur yang terlalu dalam dapat menahan residu dan menyulitkan pembersihan. Tempatkan tekstur dekoratif pada area dengan paparan air dan sabun yang lebih rendah.

6. Warna apa yang cocok untuk kamar mandi Japandi?

Putih hangat, krem, beige, greige, abu-abu hangat, cokelat muda, dan motif kayu dapat dipadukan. Batasi jumlah warna serta motif agar kamar mandi tetap terasa tenang.

Rekomendasi produk

 Kesimpulan 

Pilih material kamar mandi Japandi sesuai dengan fungsi dan kondisi setiap area. Untuk lantai, gunakan keramik yang memiliki permukaan sesuai untuk area basah. Pilih keramik dinding yang mudah dibersihkan, gunakan motif kayu sebagai aksen secukupnya, serta pilih meja wastafel dan kabinet yang sesuai untuk area yang sering terkena air atau lembap.

Padukan semua material dengan warna-warna netral dan desain yang sederhana agar karakter Japandi tetap terasa. Selain tampilan, pastikan material yang dipilih juga mendukung keamanan, aliran air yang baik, dan kemudahan dalam perawatan.

 Lengkapi Kebutuhan Kamar Mandi Japandi di Gemilang Pusat Bahan Bangunan 

Temukan pilihan keramik lantai dan keramik dinding, granite, closet TOTO, serta perlengkapan kamar mandi untuk mewujudkan desain kamar mandi Japandi di Gemilang Pusat Bahan Bangunan. Bawa ukuran ruangan, pembagian area shower, dan referensi warna agar Anda lebih mudah membandingkan serta membeli produk yang sesuai dengan lokasi penggunaannya.

Telepon: 0511-6723066
WhatsApp: +6281251140412
Email: [email protected]
Instagram: gemilangstorepusat
Facebook: GemilangStorePusat

Referensi

Geberit. (2024). Geberit bathroom magazine. https://cdn-geberit-country-sg.prod.web.geberit.com/_assets/local-media/2024-geberit-magazine-bathroom-magazine-en-gisa.pdf

Tile Council of North America. (2025). Dynamic coefficient of friction—Frequently asked questions. https://tcnatile.com/dynamic-coefficient-of-friction-frequently-asked-questions/