Banner artikel

Khawatir Terpeleset di Kamar Mandi? Gunakan Keramik Lantai 'Anti-Slip'

Kecelakaan di rumah sering kali terjadi di tempat yang tidak terduga, salah satunya akibat lantai licin. Kondisi ini berbahaya, terutama bagi orang tua dan anak-anak yang rentan kehilangan keseimbangan. Salah satu cara paling efektif untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan keramik lantai anti-slip. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari area mana saja yang paling rawan licin, perbedaan antara permukaan glossy dan matte, hingga bagaimana memilih tekstur yang tepat untuk menjaga keamanan sekaligus tampilan rumah yang tetap elegan.

 I. Wajib Memperhatikan Area yang Rawan Licin di Rumah Anda 

Bathub   

Lantai licin bisa terjadi di berbagai bagian rumah, bukan hanya kamar mandi. Dengan mengenali area rawan sejak awal, Anda dapat mencegah risiko jatuh yang bisa membahayakan anggota keluarga. Beberapa area yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Kamar mandi: Area ini paling sering basah karena aktivitas mandi dan cuci tangan. Air sabun yang menempel di lantai memperbesar risiko tergelincir.
  • Teras dan carport: Kedua area ini sering terkena hujan dan cipratan air dari luar. Lantai dengan tekstur kasar akan membantu meningkatkan daya cengkeram kaki atau alas sepatu.
  • Area cuci dan dapur: Air bekas cucian atau minyak yang tumpah bisa membuat permukaan licin tanpa disadari.

Mengetahui titik-titik ini memudahkan Anda memilih jenis keramik yang sesuai dengan kebutuhan tiap ruangan agar rumah tetap aman dan nyaman.

 II. Pahami Perbedaan Utama Keramik Glossy dan Matte 

Display keramik   

Sering kali orang memilih keramik glossy karena tampilannya yang mengilap dan terlihat mewah. Namun, untuk area basah, permukaan jenis ini justru berisiko tinggi. Sebaliknya, keramik matte atau doff memiliki daya cengkeram lebih baik karena permukaannya tidak memantulkan cahaya dan tidak licin saat terkena air.

Keramik glossy cocok untuk area kering seperti ruang tamu atau kamar tidur, sementara keramik matte lebih ideal di kamar mandi, dapur, dan teras. Perbedaan kecil ini berdampak besar pada keamanan dan kenyamanan rumah Anda.

 III. Bagaimana Permukaan Bertekstur Mencegah Anda Terpeleset? 

Keramik matte   

Permukaan bertekstur bekerja dengan menciptakan gesekan tambahan antara kaki dan lantai. Saat air membasahi permukaan, tekstur kasar pada keramik membantu memecah lapisan air sehingga kaki tidak kehilangan cengkeraman. Inilah yang membuat keramik anti-slip menjadi pilihan unggul untuk area yang sering basah.

Beberapa keramik bahkan dirancang dengan pola micro-texture yang halus namun tetap efektif menjaga stabilitas langkah tanpa terasa kasar di kaki. Teknologi ini membuat pengguna tetap nyaman berjalan, bahkan tanpa alas kaki.

Untuk Anda yang ingin tahu lebih dalam tentang pilihan desain yang tidak hanya aman tapi juga estetik, baca juga artikel: Keramik Anti Slip: Pelapis Lantai Aman & Stylish! Cocok Untuk Segala Jenis Ruangan!

 IV. Inspirasi Motif Keramik Anti-Slip Modern 

Motif keramik   

Banyak yang mengira keramik anti-slip hanya tersedia dalam tampilan polos dan kasar. Padahal, kini Anda bisa menemukan beragam motif modern yang tetap estetik tanpa mengorbankan keamanan. Beberapa inspirasi desainnya antara lain:

  • Motif kayu alami: Memberikan kesan hangat dan natural, cocok untuk kamar mandi, teras, maupun dapur.
  • Motif batu alam: Menghadirkan nuansa elegan dan modern seperti di resort atau spa, sangat ideal untuk area shower.
  • Motif geometris: Cocok untuk Anda yang menyukai gaya kontemporer dengan kombinasi warna netral seperti abu atau krem.

Keramik anti-slip kini bukan hanya tentang keamanan, tetapi juga bagian dari estetika interior yang menyatu dengan desain rumah modern Anda.

 V. Memilih Tingkat Kekasaran yang Tepat. Beda Area, Beda Kebutuhan 

Keramik outdor   

Tidak semua area membutuhkan tingkat kekasaran yang sama. Semakin sering area tersebut terkena air, semakin tinggi tingkat anti-slip yang dibutuhkan. Untuk membantu Anda memilih:

  • Kamar mandi dan area shower: Pilih keramik dengan tekstur kasar (nilai R11–R13) agar aman walau sering basah.
  • Teras atau area outdoor: Gunakan keramik dengan daya cengkeram sedang hingga tinggi agar tetap aman saat hujan.
  • Dapur dan area cuci: Pilih permukaan semi-matte (R9–R10) agar mudah dibersihkan namun tetap aman dari minyak atau air tumpah.

Dengan memahami tingkat kekasaran berdasarkan kebutuhan ruang, Anda dapat menyeimbangkan faktor keamanan dan kemudahan perawatan lantai.

 VI. Pastikan Kemiringan Lantai Sudah Benar Agar Air Tidak Menggenang 

 Memasang keramik  

Memasang keramik anti-slip tidak akan efektif jika air tetap menggenang di permukaannya. Oleh karena itu, penting memastikan kemiringan lantai sudah sesuai standar, terutama di area kamar mandi. Biasanya, kemiringan 1–2% atau sekitar 1–2 cm per meter sudah cukup untuk mengalirkan air ke arah drainase.

Selain itu, gunakan nat yang tidak terlalu rapat agar air mudah mengalir, serta pilih bahan nat yang tahan lembap untuk mencegah lumut dan jamur.

Rekomendasi produk

 Kesimpulan 

Lantai yang aman bukan hanya tentang tampilan, tetapi juga perlindungan bagi keluarga. Dengan memilih keramik lantai anti-slip yang sesuai area, Anda bisa meminimalkan risiko terpeleset sekaligus mempercantik interior dan eksterior rumah. Dari kamar mandi hingga teras, solusi ini membantu menciptakan rasa aman di setiap langkah.

 Temukan Pilihan Keramik Lantai Anti-Slip Termurah & Terlengkap di Gemilang Pusat Bahan Bangunan! 

Temukan koleksi keramik lantai anti-slip dengan berbagai motif modern seperti kayu, batu alam, dan corak natural di Gemilang Pusat Bahan Bangunan. Sebagai supermarket bahan bangunan terlengkap, Gemilang menyediakan beragam pilihan keramik dari merek ternama yang tahan lama, aman, dan mudah dirawat. Ciptakan rumah yang indah dan aman hanya dengan satu kunjungan ke Gemilang Pusat Bahan Bangunan.

Telepon: 0511-6723066
WhatsApp: +6281251140412
Email: marketing.pgp@gemilang-group.co.id
Instagram: gemilangstorepusat
Facebook: GemilangStorePusat